|
|
Pemerintah Singapura telah menyatakan melalui situs kementerian kesehatannya bahwa telah terjadi beberapa kasus virus Zika di Singapura.
Dalam kaitan ini, kiranya warga negara lndonesia dapat menunda perjalanan ke wilayah yang saat ini sedang mengalami penyebaran virus Zika. Sekiranya perjalanan itu tidak dapat dihindari dianjurkan untuk menghindari diri dari gigitan nyamuk dengan cara mengenakan pakaian yang menutup lengan dan tungkai, menggunakan obat oles anti nyamuk, dan tidur menggunakan kelambu atau tidur dalam kamar dengan jendela dan ventilasi memakai kassa anti nyamuk- Selain itu dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter bila jatuh sakit.
Bagi wanita hamil dianjurkan untuk tidak berkunjung ke wilayah yang diketahui sedang mengalanni penyebaran virus Zika. Jika terpaksa harus melakukan perialanan ke wilayah tersebut, hendaknya melakukan tindakan pencegahan dari gigitan nyamuk secara ketat.
Sedangkan bagi wanita yang merencanakan kehamilan sebaiknya menunda selama 8 minggu pasca kepulangan dari wilayah tersebut.
Bagi siapa saja yang baru kembali dari witayah yang diketahui telah terjadi penyebaran virus Zika diminta untuk memeriksakan kondisi kesehatannya dalam 14 hari setelah tiba di lndonesia dan segera memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami keluhan atau gejala demam, ruam kulit, nyeri sendi dan otot, sakit kepala dan mata merah. Kepada dokter pemeriksa, pelaku perjalanan hendaknya menjelaskan riwayat perjalanannya dari wilayah yang diketahui telah terjadi penyebaran virus Zika.
Di wilayah pelabuhan (laut/ udara/ darat) yang mempunyai akses dengan Negara terjangkit, upaya pengendalian Vektor dilakukan dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
(http://www.depkes.go.id/article/view/16090100003/pesan-kesehatan-pemerintah-ri.html)
Berikut daftar negara yang mengalami ongoing outbreak
Cabo Verde; Guinea-Bissau; Anguilla; Antigua and Barbuda; Argentina; Aruba; Bahamas; Barbados; Belize; Bolivia (Plurinational State of), Bonaire, Sint Eustatius and Saba Netherlands*; Brazil; Cayman lslands; Colombia; Costa Rica; Cuba; Curaçao; Dominica; Dominican Republic; Ecuador; El Salvador; French Guiana; Grenada; Guadeloupe; Guatemala; Guyana; Haiti; Honduras; Jamaica; Martinique; Mexico; Nicaragua, Panama; Paraguay; Peru; Puerta Rico; Saint Barthélemy; Saint Lucia; Saint Martin; Saint vincent and the Grenadines; Sint Maarten; Suriname; Trinidad and Tobago; Turks and Caicos; United States of America; United States Virgin lslands; Venezuela (Bolivarian Republic of); American Samoa; Fiji; Marshall lslands; Micronesia (Federated States of); Samoa; Tonga.
(http://www.who.int/emergencies/zika-virus/situation-report/25-08-2016.pdf?ua=1)
Pemerintah Singapura telah menyatakan melalui situs kementerian kesehatannya bahwa telah terjadi beberapa kasus virus Zika di Singapura. Dalam kaitan ini, kiranya warga negara lndonesia dapat menunda perjalanan ke wilayah yang saat ini sedang mengalami penyebaran virus Zika. Sekiranya perjalanan itu tidak dapat dihindari dianjurkan untuk menghindari diri dari gigitan nyamuk dengan cara mengenakan pakaian yang menutup lengan dan tungkai, menggunakan obat oles anti nyamuk, dan tidur menggunakan kelambu atau tidur dalam kamar dengan jendela dan ventilasi memakai kassa anti nyamuk- Selain itu dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter bila jatuh sakit. Bagi wanita hamil dianjurkan untuk tidak berkunjung ke wilayah yang diketahui sedang mengalanni penyebaran virus Zika. Jika terpaksa harus melakukan perialanan ke wilayah tersebut, hendaknya melakukan tindakan pencegahan dari gigitan nyamuk secara ketat. Sedangkan bagi wanita yang merencanakan kehamilan sebaiknya menunda selama 8 minggu pasca kepulangan dari wilayah tersebut. Bagi siapa saja yang baru kembali dari witayah yang diketahui telah terjadi penyebaran virus Zika diminta untuk memeriksakan kondisi kesehatannya dalam 14 hari setelah tiba di lndonesia dan segera memeriksakan diri ke dokter apabila mengalami keluhan atau gejala demam, ruam kulit, nyeri sendi dan otot, sakit kepala dan mata merah. Kepada dokter pemeriksa, pelaku perjalanan hendaknya menjelaskan riwayat perjalanannya dari wilayah yang diketahui telah terjadi penyebaran virus Zika. Di wilayah pelabuhan (laut/ udara/ darat) yang mempunyai akses dengan Negara terjangkit, upaya pengendalian Vektor dilakukan dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). (http://www.depkes.go.id/article/view/16090100003/pesan-kesehatan-pemerintah-ri.html) Berikut daftar negara yang mengalami ongoing outbreak Cabo Verde; Guinea-Bissau; Anguilla; Antigua and Barbuda; Argentina; Aruba; Bahamas; Barbados; Belize; Bolivia (Plurinational State of), Bonaire, Sint Eustatius and Saba Netherlands*; Brazil; Cayman lslands; Colombia; Costa Rica; Cuba; Curaçao; Dominica; Dominican Republic; Ecuador; El Salvador; French Guiana; Grenada; Guadeloupe; Guatemala; Guyana; Haiti; Honduras; Jamaica; Martinique; Mexico; Nicaragua, Panama; Paraguay; Peru; Puerta Rico; Saint Barthélemy; Saint Lucia; Saint Martin; Saint vincent and the Grenadines; Sint Maarten; Suriname; Trinidad and Tobago; Turks and Caicos; United States of America; United States Virgin lslands; Venezuela (Bolivarian Republic of); American Samoa; Fiji; Marshall lslands; Micronesia (Federated States of); Samoa; Tonga. (http://www.who.int/emergencies/zika-virus/situation-report/25-08-2016.pdf?ua=1)
|





















